Restoran Robot Pertama di Jinan China

Selasa, 04 Januari 2011

Sebagai negara yang digadang-gadang bakal mempunyai teknologi yang canggih dan menjadi negara maju, China ternyata benar-benar serius untuk mewujudkan anggapan tersebut. Berbagai teknologi mulai dikembangkan di negara Tirai Bambu. Salah satu teknologi yang sedang dikembangkan oleh China adalah teknologi Robotik. Dan salah satu bukti bahwa China memang benar-benar serius meningkatkan teknologi robotiknya adalah dengan dibukanya Restoran Robot pertama di China.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj05kKw1nKUR7SyAh3kbcGzY9Z2v0sKhHKPAkE-oG8fNVOzio-l9tmg-IN6w3_4QtGBL0-LmpvAGY2Lsl5vpRwH3Gg1WlW0Ke8nTSn44fvkmUDa36RSKZyit7Q8F0MM4Z1bVKP689sFakas/s1600/1.jpg

Restoran Robot ini berada di Wilayah Jinan di Provinsi Shandong. Restoran ini bernama Dalu Rebot Restaurant. Dan sesuai dengan namanya, sebagian besar tenaga pelayanan di restoran ini adalah robot. Terdiri dari 2 Robot Resepsionis, 6 Robot pelayan, serta meja bergerak yang semuanya dkendalikan dengan prinsip robotika. Walaupun banyak dilayani oleh robot, Tapi untuk Chef atau tukang masaknya tetaplah dilakukan tenaga manusia.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivL36HW7AYxky0g3qPtSAQLHFA3r76pf4oCsBRsixOwZTfobuMvwRf5E2gCuC2OgRVg_RBYTePQCUiTdd1gRPvOe7W9mW9_Y-6nbvjzObkD4s9f2WZT_5OovL3pKNBGjH1Qeeb77krCOI1/s1600/2.jpg

Restoran ini resmi dibuka pada tanggal 5 Desember kemarin dan pada awal pembukaanya sudah melayani sekitar 100 orang customer. Para Customer mengaku sangat puas dengan pelayanan para robot. Teknologi Robot yang dikembangkan oleh The Shandong Dalu Science and Technology Company ini ternyata sudah benar-benar membuat para pengunjung restoran menjadi sangat terkesan.

Kedepanya, The Shandong Dalu Science and Technology Company akan berusaha membuat teknologi-teknologi robotik lain yang lebih canggih dan bisa diaplikasikan pada semua bidang pelayanan, bukan hanya pelayanan restoran. 

Sumber: http://sekedar-tahu.blogspot.com/2010/12/restoran-robot-pertama-di-jinan-china.html#ixzz17h7Zlp1Z

0 komentar: