Google sendiri sebenarnya tidak membatasi diri berperan sebagai developer software yang mumpuni saja, tetapi mulai menjajaki penelitian dan pengembangan teknologi-teknologi terkini dari semua aspek kehidupan manusia. Lihat saja proyek internet 1 Gbps yang sedang direncanakan untuk dirilis secara komersial. Dan tidak hanya itu, kali ini Google memperlihatkan teknologi terbaru yang sedang mereka kembangkan, dan yang pastinya mencengangkan.
Dengan menggunakan sebuah Toyota Prius yang sudah dimodifikasi dengan sedemikian rupa, Google sedang mengujicobakan sebuah prototipe software sistem kemudi yang memungkinkan mobil untuk mengendarai dirinya sendiri tanpa campur tangan manusia sama sekali. Software inteligensia buatan ini dibangun untuk dapat mendeteksi semua hal yang berada di sekitar mobil dan mampu mengambil keputusan yang serupa dengan keputusan yang biasa diambil oleh manusia ketika sedang berlalu-lintas.
Proyek ini sendiri merupakan proyek rahasia yang sedang dikerjakan oleh Google. Google sendiri mengaku sudah melakukan ujicoba terhadap tujuh buah mobil, dan semuanya dapat mengendarai dirinya sendiri tanpa mengalami masalah apapun sejauh 1.000 mil perjalanan, bahkan melalui jalan yang curam dan penuh tikungan sekalipun. Yang membuatnya lebih menarik, sistem ini memiliki beberapa kepribadian menyetir yang bisa diipilih, dari “Hati-Hati” yang membuat mobil Anda bergerak lebih lambat namun menjaga jarak dengan kendaraan lain, atau “Agresif” yang membuat mobil Anda selalu ingin mendahului kendaraan yang berada di depan. Jika Anda cukup khawatir untuk menyerahkan nasib hidup Anda pada sebuah mobil yang menyetir sendiri, Anda tidak perlu takut karena Google akan memungkinkan siapapun yang duduk di belakang kemudi untuk mengambil alih jika sistem ini mengalami masalah.
Satu hal yang lebih mengagumkan adalah semua ujicoba yang tidak mengalami masalah yang berarti itu dilakukan secara langsung di jalan raya yang dipenuhi pengguna jalan yang lain. Sistem ini sendiri dibangun oleh kurang lebih 15 teknisi ahli dari Google sendiri yang bertujuan untuk menciptakan keadaan mengemudi yang lebih aman karena software sistem tidak akan mengalami kelelahan dan rasa kantuk seperti yang sering dikeluhkan manusia, serta mampu memberikan reaksi yang lebih cepat.
Walaupun belum direncanakan akan diproduksi dalam skala besar dan ditujukan untuk tujuan komersial, tetapi Google sudah memulai sebuah inovasi yang akan memberikan gambaran seperti apa masa depan nantinya.
0 komentar:
Posting Komentar